Berita
UIN Palu bersiap laksanakan kuliah secara tatap muka langsung

UIN Palu bersiap laksanakan kuliah secara tatap muka langsung

Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, bersiap melaksanakan kuliah secara tatap muka langsung atau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat.

“Pelaksanaan kuliah secara tatap muka langsung akan dilaksanakan pada bulan November ini,” ucap Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Palu Prof Dr Abidin Djafar MAg, di Palu, Senin.

Kata Prof Abidin Djafar Rektor UIN Datokarama Palu telah menerbitkan pengumuman tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) atau perkuliahan secara tatap muka langsung.

Dalam pengumuman itu disampaikan bahwa PTM atau kuliah secara tatap muka langsung dimulai pada tanggal 8 November 2021 di kampus satu di Kota Palu, dan kampus dua di Kabupaten Sigi.

“Dengan begitu waktu persiapan untuk pelaksanaan kuliah secara tatap muka langsung sisa tujuh hari, mulai hari ini,” ujar Prof Abidin Djafar.

Salah satu bentuk persiapan, sebut Prof Abidin yakni melaksanakan simulasi pelaksanaan kuliah secara tatap muka langsung, yang berlangsung di kampus satu UIN di Palu.

Simulasi itu, ia menerangkan, meliputi pengaturan jumlah mahasiswa/mahasiswi di dalam ruang kelas belajar, penerapan protokol kesehatan secara ketat, pengaturan jalur masuk dan keluar kampus oleh mahasiswa/mahasiswi.

Termasuk, ujar dia, simulasi itu memuat tentang sistematika atau mekanisme proses pembelajaran berlangsung di dalam ruang kelas belajar, yang dilaksanakan secara offline dan online.

“Simulasi ini untuk mengukur sejauh mana kesiapan kita menyelenggarakan perkuliahan secara tatap muka langsung, serta bagaimana mengendalikan hal itu agar tidak menjadi kluster penyebaran COVID,” ujarnya.

Prof Abidin juga menerangkan, UIN Palu menyiapkan seluruh fasilitas dan sarana terkait dengan pencegahan penyebaran COVID-19, bahkan mewajibkan kepada semua mahasiswa dan dosen agar mengikuti vaksinasi.

“Salah satu syarat yang dianjurkan oleh pemerintah adalah vaksinasi, maka seluruh komponen civitas akademik UIN Palu harus mengikuti vaksinasi,” sebutnya.

Ia menambahkan, hal itu sebagai bentuk komitmen UIN Palu dalam membantu pemerintah menyukseskan program vaksinasi, serta pencegahan penularan COVID-19.